Selasa, 22 Maret 2011

Ujian, Apa Yang Harus Diperhatikan? – The Day Will Be Perfect



Tanggal 21 februari – 26 februari 2011 lalu diwarnai oleh ujian praktek dalam sekolahku, SMP Negeri 31 Surabaya. Lalu tanggal 28 februari – 4 maret 2011 sekolahku tercinta mengadakan Try Out dari Diknas. Dan minggu ini sekolahku mengadakan UAS.

Apa yang kurasakan pastilah lelah badan, pikiran dan semangat. Lelah badan karena berkutat dengan praktek dan ujian sana-sini, jalan sana-sini mencari guru menanyakan materi apa yang harus dipelajari dan dipersiapkan. Lelah pikiran karena memikirkan bagaimana caranya agar hasilnya harus bagus, memikirkan apa yang harus dipelajari dirumah untuk dipraktekan dan diisi dilembaran try out dan UAS, apa yang harus dilakukan agar hasilnya sempurna dimata guru penilai, sampai lelah semangat karena seminggu penuh dibebani materi bertumpuk-tumpuk untuk dipraktekan dan diujikan di Try Out dan UAS hingga menyebabkan pusing, lelah dan stress melanda pikiran. Akibatnya, tentu saja hasil praktek, Try Out dan UAS tak akan sempurna dan nilai buruk didepan mata. Padahal, nilai ujian praktek itu nanti akan dipertimbangkan untuk kelulusan nanti. Engkau pasti sudah tahu kan, kawan, tentang entri blogku yang memuat tentang “Metode Kelulusan Yang Baru, Akankah Lebih Menguntungkan?” . Nah, ternyata saudara-saudara, nilai ujian praktek (selain nilai rapor) juga dipertimbangkan untuk mengisi lembaran ijazah siswa-siswi Negara Republik Indonesia kita tercinta ini.

Lalu, bagaimana cara menghadapi ujian itu? Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan nilai yang baik itu?

1. Konsentrasi

Konsentrasi yang baik akan membuat pikiran menjadi terfokus pada materi ujian tersebut. Usahakan berlatih, belajar dan mendalami materi ujian itu dengan baik ditempat yang tenang agar bisa berkonsentrasi yang baik. Konsentrasi yang baik adalah awal dari kesuksesan.

2. Pelajari Materi Ujian Secara Bertahap

Belajar materi ujian memang wajib tapi jangan belajar langsung bertumpuk-tumpuk materi sekaligus. Hal itu akan menyebabkan otak tak kuat menerima banyak materi sekaligus dalam waktu sekejap. Usahakan belajar secara bertahap dengan jeda beberapa menit tiap satu jam. Ini akan membuat otak relaks menerima materi tanpa kelelahan. Jeda waktu tersebut bisa digunakan untuk main game, mendengarkan musik, minum secangkir teh hangat atau sekedar memejamkan mata sejenak.

3. Istirahat Yang Cukup

Memang baik belajar apalagi saat menjelang ujian. Tapi tubuh tak bisa dipaksakan terus-menerus belajar hingga tengah malam jika ujian berlangsung keesokan harinya. Istirahat yang cukup, tidur 7-9 jam sehari akan membuat pikiran menjadi lebih tenang dan santai.

4. Mendekatkan Diri Pada Tuhan

Setelah melakukan hal-hal diatas tadi, hal yang terpenting adalah mendekatkan diri pada Tuhan, berdo’a dan beribadah. Maka, kesuksesan ujian ada didepan mata. Tapi jangan hanya jika mau ujian mendekatkan diri pada Tuhan yang menciptakan kita ya, guys! Setiap waktu pastinya harus mendekatkan diri pada Tuhan, right?


Good luck, guys! :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar