Senin, 07 Februari 2011

Cara Membuat Pupuk Kompos - The Day Will Be Perfect


Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik. Sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.

Cara Membuat Pupuk Kompos:

  1. Sediakan wadah berdiameter 10 cm (yang tidak dipakai lagi), lubangi bagian bawahnya untuk saluran cairan coklat (lindi) hasil pengomposan. Beri pasir ke dalam wadah sebagai dasarnya
  2. Lalu sampah organik seperti sisa sayuran, buah, makanan, dll ditumpuk di atas pasir itu.
  3. Pada hari ketiga setelah ada bau masam, sisa sayuran dan makanan ditaburi kapur (dolomide) untuk menambah unsur hara hasil kompos. Perciki air secukupnya. Kemudian tambahkan tanah gembur secukupnya agar bau bisa tertahan.
  4. Untuk lapisan berikutnya dapat mulai lagi dengan diperciki air, diberi pasir, sisa sayuran/makanan, tanah gembur. Pembuatan kompos dilakukan secara berlapis-lapis.
  5. Untuk wadah berdiameter 10 cm campuran tidak perlu diaduk, tetapi untuk wadah yang berukuran lebih besar sebaiknya campuran diaduk.

Waktu yang diperlukan untuk menjadi kompos sekitar satu setengah bulan. Tanda-tanda pengomposan sudah selesai campuran menjadi hitam dan tidak bau. Kompos tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman, media tanam di rumah sendiri atau jika dijual bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Selamat mencoba!

Kamis, 27 Januari 2011

Indahnya Memaafkan Kesalahan Orang Lain - The Day Will Be Perfect

Apakah mudah memaafkan kesalahan orang lain? Mungkin itu merupakan pertanyaan umum yang kerap kali diajukan banyak orang. Memaafkan bisa dikatakan sebagai mengampuni kesalahan, tidak mendendam, memberi remisi, atau pembebasan. Secara psikologis, memaafkan merupakan proses menurunnya motivasi membalas dendam dan menghindari interaksi dengan orang yang telah menyakiti sehingga cenderung mencegah seseorang berespons destruktif dan mendorongnya bertingkah laku konstruktif dalam hubungan sosialnya.
Sebagian besar orang kesulitan untuk memaafkan kesalahan orang lain. Sulitnya memaafkan menyebabkan malas berkomunikasi dengan orang itu lagi, tak menyapa hingga bermusuhan. Apakah seperti itu parahnya kesalahan yang ada hingga tak ada kata mmaafkan lagi? Apakah tak ada lagi kesempatan kedua itu?

Menurut Rasulullah SAW, jika marah atau kesal pada seseorang cukup hanya 3 hari saja, karena dalam kurun waktu 3 hari amarah yang ada diharapkan bisa hilang. Setelah itu kita wajib menyambung kembali tali persaudaraan yang sempat putus karena itu.

Aku sendiri menulis status ini untuk salah satu temanku, tepatnya teman sebangku. Hari ini ia bilang padaku dan teman lain, kalau tak ikhlas berteman mendingan ga usah saja. Lho??? Apa yang sebenarnya terjadi? Jadi pokok permasalahannya karena dia merasa tak dianggap oleh salah satu temanku, dan juga karena dia sering disindir-sindir tentang kelakuannya. Entah oleh temanku itu hanya bercanda atau malah temanku itu memusuhinya dibaliknya aku tak tau. Akibatnya, aku dan salah satu temanku yang lain terkena imbasnya.
Tapi, Alhamdulillah, dia masih menganggapku sebagai teman, meskipun anggapan itu masih simpang siur adanya.
Memaafkan, membuat hati tenang, semangat tumbuh, musnahnya permusuhan dan pikiran rileks. Lalu kenapa masih banyak orang yang sulit memaafkan keslahan orang lain atau dirinya sendiri?
Bagaimana pendapat Anda?

Jumat, 21 Januari 2011

Metode Kelulusan Yang Baru, Akankah Lebih Menguntungkan? - The Day Will Be Perfect

Banyak orang yang tak setuju, tak sependapat dan tak menginginkan jika bersekolah beberapa tahun, hanya ditentukan waktu 3-4 hari, yaitu dengan UN (Ujian Nasional)
UN adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah. Atau lebih gampangnya, UN yaitu semacam test tentang pengetahuan dasar berbagai macam cabang ilmu pengetahuan diantaranya : Bahasa (Indonesia dan Inggris, diujikan secara tak bersamaan) , Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Ada kalanya Ilmu Pengetahuan Sosial juga ditambahkan. Tiap-tiap cabang ilmu pengetahuan tersebut diujikan selama sehari, dengan waktu kurang lebih 2 jam, 1-3 orang jumlah pengawas yang mengawasi peserta UN ditiap-tiap ruangan UN, dengan jumlah peserta 20 orang per ruangan.
UN diujikan untuk siswa tahun ajaran terakhir dari tiap-tiap tingkat. Misal : kelas 6 Sekolah Dasar (SD), kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan kelas 12 Sekolah Menengah Atas (SMA).

O.K, kembali pada ketidak-setujuan banyak orang tentang kelulusan hanya didasarkan dari UN selama beberapa hari itu. Karena, sekolah selama beberapa tahun dengan banyak materi pelajaran, hanya ditentukan oleh beberapa hari. Terdengar klise memang. Namun, memang itulah alasannya.
Kemudian, setelah pemikiran panjang dan rapat sana-sini, pemerintah mengumumkan bahwa UN tak serta merta menjadi acuan untuk lulus! Metode baru telah dipersiapkan, yaitu dengan menghitung jumlah nilai rapor ditiap semester kemudian dicari rata-ratanya. Ya, nilai rapor diambil sebanyak 40 % sebagai kelulusan dan sisanya dari nilai UN. Apakah itu cukup menguntungkan dan efektif?

Lalu, katanya mulai tahun ini TAK ADA yang namanya UJIAN ULANG! Jadi siapapun yang tidak lulus, maka akan mengulang. Apakah itu juga cukup adil?
So, what do you think about Ujian Nasional?

Kamis, 20 Januari 2011

Kasih Sayang Seorang Ibu Tiada Batasnya - The Day Will Be Perfect

Seorang ibu kehilangan anaknya. Kemudian dia mencari dimana anaknya berada. Ditelusuri tempat tidurnya, namun tak ada. Dicarinya disatu per satu ruangan, namun anaknya tak kunjung ditemukan. Berbagai upaya, tenaga, waktu dikerahkan demi mencari anaknya yang hilang tersebut. Sepanjang hari dia memanggil-manggil nama buah hatinya, yang baru dilahirkan itu. Sang ibu tersebut merasa sedih, bagaimana bisa buah hatinya yang tak bisa merangkak, apalagi berjalan itu bisa hilang dalam waktu yang singkat saat dia tengah mencari makanan. Dia terlihat sangat - sangat sedih.

Melihatnya, aku sangat terharu dan kasihan. Lalu, aku mengajaknya ke pusara anaknya, yang terletak tak jauh dari tempat dia tinggal. Kemudian kugali pusara tersebut.

Ya, anak yang disayanginya itu telah meninggal dunia. Lebih tepatnya, meninggal karena dimakan dan dibunuh seekor ular. Kulihat raut mukanya, tampak bahwa sang ibu itu bersedih. Dia menangis dengan cara tak mampu kupahami.
Tapi apa yang terjadi selanjutnya? Dia tak bisa menerima keadaan tersebut. Setiap hari, setiap waktu, sang ibu tersebut masih memanggil-manggil nama anak-anaknya. Namun apa yang bisa kulakukan?
Sang ibu itu hanyalah seekor kucing yang bahkan tak mampu berbicara dan memahami pembicaraanku.

Kasih sayang seorang ibu memang sangatlah tulus dan tak mengharap imbalan apapun. Tiada batasnya, dan tanpa pamrih. Walau bagaimanapun keadaan ibu kita, kita harus tetap menyayangi dan menghormatinya. Jangan sampai membentak, memukul, atau membuat ibu kita menangis. Karna disadari atau tidak, ibu sangatlah menyayangi kita semua.
Cintai dan sayangi ibu kita, karna itulah hakikat cinta yang sesungguhnya.

Rabu, 05 Januari 2011

Pernak - Pernik Timnas Indonesia , Apakah Wajib Dimiliki ? - The Day Will Be Perfect


Lihatlah ! Dimana - mana mungkin banyak orang berlalu - lalang dengan pernak - pernik Timnas Indonesia akhir -akhir ini .
Fenomena tersebut tidak mengherankan , mengingat Timnas Indonesia sedang berada dipuncak popularitasnya sekarang , semenjak statusnya sebagai runner - up AFF Suzuki Cup 2010 ini .
Mungkin , hampir semua orang -yang membela Timnas Indonesia- pasti memiliki kaus , jaket atau pernak - pernik lain berbau Timnas Indonesia .
Tapi aku sendiri ga punya ! *nangis darah*
Padahal hunianku dekat sekali dengan Gelora Sepuluh November Surabaya , yang notabene banyak penjual yang dagang hal - hal yang berbau Timnas Indonesia *tapi bukan pemainnya sekaligus loh..kalo pemainnya dijual , PASTI aku beli Christian Gonzales , BERAPAPUN HARGANYA ! hehehe*

Namun , apakah pernak - pernik Timnas Indonesia wajib dimiliki oleh seluruh penduduk Indonesia ? Bukankah untuk menunjukkan rasa cinta tanah air bukan hanya dari memiliki pernak - pernik Timnas Indonesia tersebut ? Masih bisa kita tunjukkan dengan berbahasa Indonesia yang baik *gak kaya Cinta Laura* , bangga dengan budaya Indonesia dan lain sebagainya . Right , huh ?
Well , selain itu *sedikit curhat* aku SANGAT TEROBSESI dengan Christian Gonzales .
Kenapa ? Tunggu jawabannya setelah pesan - pesan berikut ini .





















Faktor - faktor mengapa aku sangat mengidolakan pemain dengan julukan El Loco tersebut adalah :
  1. Dia hebat dalam mencetak goal !
  2. Dia muslim . Dan aku kagum pada keislamannya . Contohnya saat El Loco selesai mencetak goal , pasti mengacungkan telunjuknya keatas seraya menengadah ke langit, hal ini merupakan isyarat rasa syukur terhadap Allah yang Maha Esa. Tetapi kadang juga dengan sujud syukur.
  3. Bodynya SANGAT SEKSI ! hehehe .
  4. Dia sangat mencintai Indonesia .
Tetapi , yang aku herankan , mengapa Gonzales tidak meminta istrinya untuk berjilbab kalo dia beneran islam ya ? Jujur , pakaian istrinya terkadang sedikit terbuka . Dan kenapa dia memakai tindik ditelinga kanannya ? Bukankah islam mengharamkan itu ?
Beberapa saat yang lalu aku melihat -mungkin- ada tatto dilengan atas yang sebelah kiri , ya ? Apa itu permanen sehingga tak dapat dihapus / Atau mungkin tatto itu dia buat saat dia belum masuk islam ? Entahlah . Aku tak tahu dam kuharap ada yang dapat menjelaskannya .
Go Christian Gonzales !